RSS
Showing posts with label Thinking About. Show all posts
Showing posts with label Thinking About. Show all posts

Christmas, Welcome Little Jesus..^^

Natal, natal... OMG... ga sabaran pengen natal...
hahaha... sebenernya pengen cepet-cepet natalan karena pengen liburnya siy... wkwkwk...

Eniwei, menjadi satu permenungan khusus juga ya. Setiap tahun di setiap misa, kebaktian ataupun perayaan natal, selalu menjadi pertanyaan bagi setiap orang, "Apakah makna natal bagi dirimu?"

Hmmm... Apa ya? Kadang karena banyak hiasan natal yang dijual di toko-toko, video tentang santa dan kado-kado, gue jadi lupa sama makna sebenernya dari natal, yaitu kelahiran Tuhan Yesus.

"Natal dirayakan untuk menyambut kelahiran Seorang Raja."

Hadiah terindah untuk Raja segala Raja yang akan kita rayakan kelahirannya adalah (gue rasa) setiap usaha yang telah kita lakukan dan kehidupan yang telah kita jalani.

Well, gue yakin, Dia ga akan menolak setiap dari kita yang mau sungguh-sungguh mempersembahkan diri kita kepadanya, baik apa yang telah kita lakukan selama ini baik atau buruk.

Dia tidak memandang seberapa berdosanya kita, tetapi seberapa besar kita merindukan dan menginginkan Dia.

Mari kita sambut kelahiran Tuhan dengan kerinduan akan cinta-Nya.

"Dia telah mengulurkan tangan-Nya, maukah kita menggapainya?"

Comfortable

Beberapa hari ini gue berpikir tentang gaya hidup. Ada banyak isu tentang gaya hidup, contohnya konsumtif, kemewahan, hedonisme, kesederhanaan, penghematan, emosi, dan lain- lain. Bahkan shopping (hal yang sulit untuk dikendalikan) pun bisa termasuk bagian dalam gaya hidup... hehehe...

Hal yang sangat mengganggu buat gue menyangkut gaya hidup adalah kenyamanan. Akhir-akhir ini, dengan bercermin pada hidup gue (ceileh, hahaha...), gue merasa bahwa setiap orang di dunia ini cenderung untuk memilih jalan hidup, termasuk gaya hidup yang dapat membuat mereka nyaman. Setiap orang di dunia ini tentunya termasuk dan mungkin terutama gue... hehehe...

Kata nyaman sendiri memiliki banyak arti:
"Nyaman bisa berarti bebas dari penderitaan atau rasa sakit; bisa juga berarti mendapatkan kemudahan; bisa juga berarti memiliki rasa percaya dan rasa aman terhadapa sesuatu; bisa juga berarti puas; dan lain-lain."

Gue merasa tersentuh dengan arti kata nyaman "mendapatkan kemudahan" dan "puas". Sejak beberapa lama, kenyamanan menjadi hal yang mengerikan buat gue. Ketika gue merasa puas sehingga merasa nyaman, gue menjadi lupa untuk terus belajar. Ketika gue mendapatkan berbagai macam kemudahan dan fasilitas sehingga merasa nyaman, gue menjadi malas untuk berkembang.

Buat gue, nyaman juga bisa berarti "terlalu asyik", karena ketika gue terlalu asyik sehingga merasa nyaman, gue akan enggan untuk bergerak dan melakukan sesuatu.

Gue sering merasakan perasaan nyaman yang kadang membuai gue sehingga gue ga sadar bahwa sudah saatnya bagi gue untuk bergerak maju, berkembang, dan belajar hal yang baru. Kenyamanan yang sangat mengerikan terjadi ketika apa yang kita inginkan sudah tersedia dengan mudahnya semudah menjetikkan jari.

Rumput Tetangga Memang Lebih Hijau

Oooppppsss.... Artikel ini ditulis bukan karena gue suka hijau, trus isinya jadi menyangkut yang hijau-hijau... hehehehehe...
"Rumput Tetangga Memang Lebih Hijau"
Peribahasa... hmmm... bisa dibilang peribahasa ga ya? Yah, pokoknya kata kiasan di atas memiliki arti bahwa kita selalu merasa bahwa apa yang dimiliki oleh orang lain lebih bagus, lebih baik, lebih keren, lebih oke daripada apa yang kita miliki sehingga kita juga menginginkan apa yang dimiliki oleh orang lain tersebut... Secara singkatnya, artinya adalah iri......

The First Question: Apa itu iri?
Well, apa yang dimiliki oleh orang lain dalam konteks di artikel tidak hanya dalam bentuk barang atau harta benda tetapi juga misalnya ilmu pengetahuan, kepercayaan diri, kecantikan,  keberanian, ketegaran, ketulusan, senyum, keceriaan, dll...
Kadang ketika kita bertemu dengan orang lain yang begitu cantik, kita akan menundukkan kepala dan di dalam pikiran kita saat itu sedang terlintas beribu-ribu kata "aku tidak secantik dia".
atau
Ketika kita bertemu dengan orang yang ramah dan ceria, yang bisa menyapa semua orang bahkan orang yang tidak dikenalnya dengan penuh semangat, sedangkan kita tidak mampu melakukannya dan hanya duduk diam, kita akan ngedumel dalam hati "huh, sok akrab, sok deket ya nih orang".

Nah, definisi dari kata iri (website arti kata) itu sendiri adalah merasa kurang senang melihat kelebihan orang lain (keberuntungan orang lain, dsb).

Nah loh... OO.... OO....

Grumble... Grumble.... Grumble...

Baaaannnnnnnnggggguuuuunnnnn ppppppaaaaagggggiiiiii...... Langsung teriak...
"OMG..... bangun kesiangan.... Astaga Tuhan.... kok ga dibangunin siy... duh, telat ney... " 
(hahahahahaha... gue kayak mempermalukan diri sendiri ya... hehehehe...)
Setelah siap-siap dan nyampe tempat nunggu angkot..... Langsung mengerutkan kening, sambil bergumam....
"Duh, ney angkot mana siy? Kok ga dateng-dateng.... Ga tau ya, kalo orang lagi buru-buru? Duuuhhhh....
Setelah angkot dateng, langsung naik dengan buru-buru... Ooooppppsss... Tapi angkotnya nge-tem dulu....
"Aaaarrrrrrrgggghhhhh..... Ada apa dengan angkot ini? Udah datengnya lama, trus pake acara nge-tem pula lagi.... Aaaaarrrrrrggggghhhhhh.... Rasanya pengen teriak, ayo cepetan jalan, dah telat ney.... Duh, gimana dunks... Tuhan.... Ayo lakukan sesuatu.... Duh, gimana dong..."
Finally, angkot yang katanya ga tau diri ituw jalan sehingga bisa nyampe ke kampus walopun telat.. Begitu nyampe ruangan rapat, semua mata memandang.. semua kepala geleng-geleng.... semua orang bersuara.. ckckckcckckckckcckk....
"Ugh, kenapa harus telat siy... Khan jadi ga enak ma yang lain.... Weleh-weleh, kayaknya siy A marah deh karena gue telat... Siy B juga sensi tuh kayaknya... Duh, suasananya jadi ga enak gini... Gue harus gimana dunks... Duh, musti bilang alasan apa ya soal telat ini, biar mereka ga marah... Ugh...."
Sepanjang hari, diisi dengan keluhan.... Ga sanggup nulisnya... Soalnya, makin lama, grumblingnya semakin panjang.... hahahaha... Gue kehabisan kata-kata nulisnya... Padahal pada kenyataannya, mengeluh ituw ga ada habisnya....

Well, tinggalkan beberapa contoh kecil keluhan yang terjadi sehari-hari tanpa kita sadari di atas, dan mari arahkan hati dan pikiran ke bagian di bawah ini...^^